Tuesday, January 25, 2011

kadang hanya jiwa aku berpuisi bukan jari

|
lilin sebagai peneman jariku
untuk berpuisi semakin
malaplayu

||
hanya jiwa yang berterusan
berkata-kata dan tiada
terlontar dari jari
debas itu datang dari bibir ini


*debas-bunyi hembusan nafas

10 comments:

Edy G-Minor said...

jari kan kerjanya menulis yg dtg dari hati?

kau kool.

ceritaku MEMORIKU said...

Edy G-Minor

betol.
tapi tak terluah dari jari
hanya berkata dalam hati
:)
-na'dz

specky said...

kadang2 tak semua kita boleh keluarkan.
lagi separuh tersangkut dalam hati =]=]

ANDIKA said...

umpamakan lilin itu sahabatmu :)
tidak terlontar tidak mengapa
kadang tidak perlu :)

syafiQakarim said...

nice nadz ;)

Cik Faz said...

suka!

cuba guna lampu suluh.
kalau malap, tukar bateri.ngehehehe

ceritaku MEMORIKU said...

specky

tol.kenapalah
tak terluahkan
mungkin bahasa itu
hanya bermain di dasar sana kan
-na'dz

ceritaku MEMORIKU said...

ANDIKA

mungkin
tapi aku takut
suatu hari nanti
terus terpadam
dan tiada lagi bahasa
indah
-na'dz

ceritaku MEMORIKU said...

syafiQakarim

tengs.
-na'dz

ceritaku MEMORIKU said...

cik faz

haha.
nanti aku guna bateri charge
cmfm boleh guna lama kan
tengs
-na'dz